sabar
-
Suatu Ketika di Stasiun Poncol ( untuk mas K)
Mungkin kamu sengaja duduk di dekatku waktu itu. Mungkin kamu terpengaruh pembicaraanku dengan perempuan pemilik warung makan di pojok selatan Stasiun Poncol, Semarang. Kamu menyapa dengan pertanyaan klise, sebuah pertanyaan pembuka bagi percakapan antar penumpang di seluruh Jawa, “Badhe tindak pundi?” Setelah kujawab dan sebagai ungkapan perhatian terhadapmu, pertanyaan tersebut kusampaikan balik padamu. Bentuk wajah Continue reading
