coretan kebun belakang

tentang kawan, buku, perjalanan


penggusuran

  • Pekerjaan yang Pedih

    Suatu waktu di tahun 1999 saya mendengar semacam pengakuan dari Mas G.M. Sudarta tentang profesi yang dilakoninya sebagai  kartunis.  Menurutnya, bekerja sebagai kartunis adalah pekerjaan yang sedih. Tiap hari dia harus berfikir, menghayati, dan menggambarkan kondisi buruk yang dialami bangsa.  Tentang mereka yang kelaparan, kebanjiran, digusur, terkena wabah penyakit, tertimbun tanah longsor, ditipu politikus, dan… Continue reading

  • Seorang Lelaki di Strenkali

    Hujan berlari cepat ke pinggiran sungai, memiringkan badan ke depan seperti pelari yang hampir mendekati garis finish. Sungai Wonokromo tetap tenang dan tidak gelisah ketika tubuhnya seperti ditotok ribuan tongkat kristal yang dimainkan seorang ahli silat. Tongkat kristal bergerak dan melompat maju-mundur untuk menyerang tubuh yang gemuk dan malas itu. Tumpahan meriah air dari langit… Continue reading