coretan kebun belakang

tentang kawan, buku, perjalanan


Buku

  • Melihat Keberhasilan Gerakan Pekerja Rumah Tangga di Amerika

    Melihat Keberhasilan Gerakan Pekerja Rumah Tangga di Amerika

    by Tim Konde.co, Konde.coMay 11, 2018 *Ari Ujianto- http://www.Konde.co Di Indonesia, Pekerja Rumah Tangga (PRT) tak pernah dianggap sebagai pekerja. Sebutan sebagai pembantu menunjukkan bahwa PRT hanya diberikan status sebagai orang yang membantu pekerjaan rumah, bukan sebagai pekerja. Padahal sejatinya PRT bekerja menyelesaikan seluruh pekerjaan dalam rentang waktu yang panjang. PRT juga mengerjakan hampir semua Continue reading

  • ‘Love and Labour’: Cinta dan Perjuangan Myrtle Witbooi

    ‘Love and Labour’: Cinta dan Perjuangan Myrtle Witbooi

    by Ari Ujianto, Konde.co Myrtle Witbooi pernah menulis seperti ini: “We will move mountains! We shall leave no stone unturned until domestic workers freed from slavery.” Atau artinya “Kami akan memindahkan gunung! Kami tidak akan membiarkan satu hal pun terlewat hingga pekerja rumah tangga terbebas dari perbudakan.” Lebih dari setengah abad dari umurnya, ia pergunakan Continue reading

  • Kami Tidak Akan Diam: Kisah-Kisah Kehidupan dan Perjuangan Pekerja Rumah Tangga

    Beragam kisah pilu tentang Pekerja Rumah Tangga (PRT) barangkali sudah sering kita dengar dan baca dari berbagai media massa. Ada PRT yang disekap majikan selama berbulan-bulan, tidak digaji, mendapat kekerasan fisik dan psikis, dan perlakuan buruk lainnya. JALA PRT mencatat, selama tahun 2016 ada 228 kasus kekerasan terhadap PRT, yang dilaporkan. Tentu kasus yang ada Continue reading

  • Fariz RM, Kota, dan Orisinalitas

    Di suatu Sabtu pagi saya mulanya ingin mencari sweater di Pasar Baru, tapi  justru buku yang saya beli. Saya tidak jadi beli sweater karena  yang pas dari fungsi maupun estetika  tidak saya temukan. Awalnya juga tidak ada niat ke toko buku, tapi daripada jauh-jauh tidak membawa apa-apa, akhirnya saya sempatkan mampir ke toko buku yang Continue reading

  • Kota yang Sekarat

    Selama tujuh tahun, banyak hari, khususnya Minggu, sering saya  lewatkan dengan masuk-keluar kampung-kampung “kumuh” (slum), atau tepatnya informal, di Jakarta. Sempat pula beberapa kali ke kampung-kampung informal di kota-kota lain di Indonesia atau negara lain. Kondisi buruk yang dialami kawan-kawan yang tinggal di slum tersebut seperti tak putus-putus, tak ada jedanya. Ada yang kemarin diancam Continue reading

  • Water Wars : Privatisasi, Profit, dan Polusi*

    “Apo hi stha mayobhuvas” ( Air adalah pemelihara paling utama layaknya seorang ibu) – Taittiriya Samhita Ismail Seralgedin, wakil presiden Bank Dunia, pada tahun 1995  melakukan prediksi mengenai masa depan perang: “ Jika perang-perang abad ini banyak diakibatkan oleh persengketaan minyak, perang masa depan akan dipicu oleh air”. Prediksi tersebut ternyata menunjukkan tanda-tanda ketepatannya, dan Continue reading